Jurnal86.com Ciamis – Sosialisasi pekerjaan rehabiltasi jaringan irigasi di Lakbok Utara digelar, Rabu siang (26/01/2022) di Aula Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.
Hadir pada kesempatan sosialisasi bertajuk tanya jawab, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air, Andi Sulistiono, ST, M.Eng, Kepala Badan (Kabid) Operasi dan Pemeliharaan, Dave Harold Irhajadi Mochaimin, ST, M Eng, Sc, Balai Besar Sungai (BBWS) Citanduy, Sekmat Lakbok, Sunarman, Iis Kasi Pembangunan Kecamatan Purwodadi, Koramil melalui Babinmas Desa Puloerang, para kepala desa sekitar, kelompok tani dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Iis selaku Kasi Pembangunan Kecamatan Purwadadi, mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar – besarnya kepada BBWS Citanduy yang sudah akan melakukan pekerjaan perbaikan saluran irigasi yang juga daerah kami terkena pembangunannya demi meningkatkan asupan/suplay air bagi petani.
Menurutnya, “Air sangatlah penting bagi kelangsungan kehidupan, termasuk untuk para petani nantinya akan dilakukan pekerjaan ini demi peningkatan kelangsungan para petani khususnya pengairan areal sawah.
Khusus diwilayah Purwodadi ini sangatlah membutuhkan maka harapan kedepan pun ingin juga ada pekerjaan di wilayah kami pula nantinya. Meski diakui dengan adanya pekerjan disini pun bisa lebih lancar, baik bagi suplai areal persawahan,”terang Iis mewakili Camat Purwadadi.
Hal serupa pula diungkapkan, Sekmat Lakbok, Sunarman bahwa pembangunan ini sangatlah membantu bagi peningkatan produksi para petani di kami. Harapan tentu berjalan sebagaimana mestinya,”harapnya.
Sementara Danramil Kecamatan Lakbok melalui Babinsa Desa Puloerang mengatakan, sesuai pesan Danramil pihaknya akan tetap mendukung program demi lancarnya pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi di Lakbok Utara,” katanya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air, Andi Sulistiono, ST, M.Eng (Kiri), Kabid Operasi dan Pemelihara (OP) BBWS Citanduy, Dave Harold Irhajadi Mochaimin, ST, M Eng, Sc, (Kedua dari Kiri).
Diungkapkan Kabid Operasi dan Pemelihara (OP) BBWS Citanduy, Dave Harold Irhajadi Mochaimin, ST, M Eng, Sc., pertemuan ini pun merupakan kegiatan rutinitas setiap tahun sekaligus nortalgia, bisa ketemu bersama para Kepala Desa dan masyarakat yang ada, karena tahun kemarin pun kita ketemu di acara sosialisasi akan dimulainya pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi.
Demi meningkatkan suplai air bagi petani, “Kami selama ini pun terus berupaya berjuang ke Jakarta untuk bisa membangun dan kedepan harapannya bisa ke aspek inspeksi jalan juga. Memang untuk saat ini baru bisa pada perbaikan sistem jaringan irigasi,”katanya.
Dengan adanya perbaikan di saluran sekunder dari mulai bendungan dobo ini bisa lebih baik kedepan,”harap Dave.
Masih dari Dave, “Kegiatan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Lakbok Utara ini pun menggunakan anggaran SBSSN ini pun sangat ketat sekali pengawasannya. Untuk itu juga kami masih sangat butuh pengawasan pula dari masyarakat sekitar.
“Ia berharap kedepan, adanya fit back dari berbagai pihak sebagai bahan masukan bagi kami dan jika ada apa – apa lebih baik di komunikasikan dengan kami.
Minimal meminimalisir dampak dampak negatif atas pekerjaan, terlebih dampak pasokan air bagi para petani,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Puloerang, Rusmana meminta perbaikan jalannya ini kedepan bisa dilakukan, mengingat jalan inspeksi irigasi/areal persawahan yang sangat panjang ini pun di kami panjang serta kondisinya rusak lumayan berat, tentu ini sangat diharapkan kedepan pun bisa dilakukan pekerjaan inspeksi jalan,”harapnya.
Hal yang sama pula diungkapkan Dodi Romdoni, Kepa Desa Sukamulya, “Kami selama ini baik ke pemerintah kabupaten selalu mengusulkan pembangunan inspeksi jalan hanya saja mungkin keterbatasan anggaran di Kabupaten sehingga ini pun sangat kita perlukan untuk menunjang hasil panen petani biar bisa lebih mudah diangkut dan pula banyak masyarakat kami yang juga menggunakan jalan inspeksi tersebut. Tentu harapan kami pun ingin ada perbaikan inspeksi jalan,”katanya.
Lain halnya diungkapkan, Nurudin Kepala Desa Tambakreja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis pihaknya selain memang meminta adanya perbaikan inspeksi jalan juga aliran air ke hilir terkadang tidak kebagian. Tentu ini sangat diperlukan perbaikan yang manfaatnya benar – benar bisa di manfaatkan semuanya.
Entah dari mana untuk menyisir persoalan tersebut yang jelas memang ini perlu kajian mendalam, dimana tingkat kendalanya. Yang jelas, meminta aliran air pun bisa lancar hingga ke hilir,”pintanya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air, Andi Sulistiono, ST, M.Eng, mengatakan, sebagai penanggungjawab pekerjaan nantinya tentu kami berharap ada apa – apa pihak terkait senantiasa selalu menyampaikan atau memberikan masukan ke kami. Agar pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi DI Lakbok Utara ini bisa maksimal sesuai yang diharapkan,”terangnya.
Mengenai keinginan masyarakat sebagaimana yang disampaikan beberapa pihak, baik para Kepala Desa dan perwakilan Gabungan Pengguna Air (petani) yakni ingin adanya pekerjaan pembangunan jalan inspeksi, pihaknya selaku PPK akan kita pikirkan kedepan.
Meski kita tahu semua, bahwa pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi DI Lakbok Utara ini domain kerjaannya ada pada jaringan irigasi.
Disinilah tujuan kami mengadakan sosialisasi bertajuk tanya jawab dengan tujuan menjaring aspirasi, menampung, mendengar dan menerima laporan/masukan dari masyarakat langsung/pemerintah setempat.
“Kami akan terus berupaya membuka ruang terbuka bagi siapa saja yang memerlukan informasi terutama apa – apa yang ingin disampaikan ke kami agar pembangunan rehabilitasi inipun lebih baik, lancar, kondusip dan sesuai yang diinginkan bersama,”katanya.
Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa, Pekerjaan ini nantinya akan dimulai perbaikan dari saluran sekunder sekitaran Kantor Polsek Langgen, Kota Banjar.
“Selama pekerjaan nantinya pun akan ada sistem buka tutup mengenai alur air dari hulu bendungan dobo ke hilir.
Pihaknya akan selalu berkordinasi dengan semua pihak terkait penyelenggarakan pekerjaan rehabilitasi ini agar bisa berjalan sesuai haraoan bwrsama serta lancar,”katanya.
Di kesempatan itupun, Andi selaku PPK sekaligus meminta izin kepada seluruh pemerintah setempat jika dalam dekat ini banyak petugas lapangan, pengawas dan pekerja lapangan yang aktifitas di seluruh lokasi pekerjaan,” imbuh pintanya.
( S.jr86)

