Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Mengamankan Pelaku Pengedar Video Hoax

oleh -173 Dilihat
oleh

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Mengamankan Pelaku Pengedar Video Hoax
Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Mengamankan Pelaku Pengedar Video Hoax

Suka Makmue,- jurnal86.com Polres Nagan Raya, akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang telah menyebarkan video hoaks di media sosial facebook, tentang pembacokan terhadap seorang pria di Gunung Trans Gagal Lamie Kecamatan Darul Makmur.

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, melalui Kasat Reskrim AKP Machfud, selasa (2/5/2023) membenarkan, pihaknya telah melakukan penangkapan serta penahanan terhadap WD, karena telah menyebarkan video hoaks, yang menyebabkan warga Kabupaten tersebut resah.

Penangkapan terhadap WD itu, berlangsung di Gampong Ujong Fatihah Kecamatan Kuala sekira pukul 01.10 wib dini hari.Pria 27 tahun yang berprofesi sebagai teknisi listrik di RSUD-SIM itu, ditangkap karena telah menyebar video hoaks yang menyebabkan keresahan pengguna jalan di wilayah itu.

Kasat Reskrim AKP Machfud juga menyebutkan,akibat disebarkan video seorang pemuda yang dibacok dan berlumuran darah oleh WD tersebut,menjadi gaduh ditengah masyarakat dan bahkan pengguna jalan trauma melintasi jalan tersebut,ujarnya.

Padahal kata AKP Machfud, kejadian tersebut bukan di Kabupaten Nagan Raya, sebagaimana disebutkan oleh penyebar di salah satu medsos.Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Polres Nagan Raya mengamankan pelaku untuk diminta keterangan lebih lanjut, ungkapnya.

AKP Machfud juga mengatakan, kini penyebar video hoaks tersebut dan telah diamankan di Mapolres Nagan Raya, guna untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, agar dapat di proses sesuai dengan UU ITE,pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sat Reskrim Polres Nagan Raya turut mengamankan 1 unit handphone android, jenis realme GT master warna silver.

Sofyan Jl86

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.