Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi

oleh -464 Dilihat
Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi
Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi

Jurnal 86.Com Pandeglang – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di Kampung Monggor RT 01 RW 03, Desa Cempaka, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, proyek tersebut diduga kuat dikerjakan secara asal jadi (asjad) dan tidak sesuai dengan standar teknis yang semestinya.

Hasil pantauan di lapangan pada Kamis (17/04/2025) sekitar pukul 15.20 WIB, awak media menemukan sejumlah kejanggalan yang memprihatinkan. Salah satu yang paling mencolok adalah tidak adanya papan informasi proyek, padahal transparansi informasi merupakan kewajiban dalam setiap pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran negara.

Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi

Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi
Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi

Lebih mengkhawatirkan lagi, pekerjaan TPT tersebut diketahui hanya menempel atau “numpang” pada struktur TPT lama, tanpa dilakukan pembongkaran atau penyesuaian yang memadai. Praktik ini jelas tidak sesuai dengan kaidah teknis pembangunan infrastruktur yang seharusnya menjamin kekuatan dan ketahanan konstruksi.

Seorang pekerja di lokasi bahkan mengaku baru bekerja selama empat hari dan tidak mengetahui secara jelas asal-usul maupun spesifikasi proyek. “Saya baru kerja empat hari. Tidak tahu apa-apa, tanya saja ke Pak Lurah,” ujarnya singkat.

Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi

Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi
Proyek TPT di Pandeglang Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Teknis dan Tanpa Papan Informasi

Warga sekitar pun menyayangkan mutu proyek yang dianggap sangat tidak layak dan terkesan dikerjakan tanpa pengawasan yang memadai. Dugaan pun menguat bahwa proyek ini sarat manipulasi dan hanya menjadi akal-akalan untuk menyerap anggaran tanpa memperhatikan kualitas.

Dengan kondisi ini, masyarakat mendesak agar pemerintah daerah, inspektorat, serta aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan evaluasi dan investigasi mendalam. Jangan sampai proyek-proyek seperti ini terus dibiarkan, karena berpotensi besar merugikan keuangan negara dan merampas hak masyarakat atas infrastruktur yang layak dan aman.

iwan kejes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.