Polsek Paseh Giat Himbauan Serta Pemasangan Stiker obat sirup Di Apotek Dan Apoteker

oleh -204 Dilihat
oleh

JURNAL86.COM, BANDUNG – Kegiatan gabungan antara Personel Polsek Paseh dengan Karyawan dan Farmasi Puskesmas Cipedes dalam rangka kegiatan himbauan terhadap Pemilik Apotek, Apoteker maupun karyawan Apotek di wilayah Kec. Paseh Kab. Bandung.

Polsek Paseh Polresta Bandung bersama intansi terkait Setiap hari nya giat penghimbauan serta menempelkan Stiker berisi daftar obat sirup yang dilarang dan sudah ditarik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dari sejumlah apotek dan toko obat  untuk memberi edukasi kepada warga, (rabu 26/10/2022).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyosialisasikan kepada masyarakat tentang jenis obat yang tidak layak dikonsumsi guna mencegah penyakit gagal ginjal akut.

Adapun sasaran kegiatan yaitu Apotek RK Medika, alamat Jl. Raya Majalaya-Cicalengka No. 83 Desa Tangsimekar Kec. Paseh Kab. Bandung, Sementara hasil bahwa menurut keterangan pihak apotek obat yang dilarang di edarkan sudah ditarik kembali oleh perusahaannya yaitu :
– Paracetamol sirup
– Unibebi cough sirup
– Unibebi demam sirup
– Unibebi demam drops.

“Kami turun ke sejumlah apotek yang ada di wilayah hukum polsek paseh Polresta Bandung untuk melakukan penghimbauan dan pemasangan pamflet stiker tentang merek-merek obat yang telah ditarik peredaran oleh BPOM,” ujar Kapolsek paseh, AKP Thomas Budiono SH.MH

Kapolsek Paseh mengatakan, tidak hanya mengedukasi para warga, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh apotek dan apoteker yang ada di seluruh wilayah Kecamatan Paseh Kab Bandung agar tidak menjual obat tersebut dalam beberapa waktu ke depan.

“Setiap hari nya Kita juga akan mengerahkan petugas binmas untuk memberikan edukasi larangan pemakaian obat tersebut,” jelas dia.

“Kita masifkan edukasi ini ke masyarakat agar menyentuh dan menyeluruh informasi ke segala lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Paseh Kab Bandung,” tambah AkpThomas.Budiono SH.MH

Sebelumnya, lima merek obat jenis sirup ditarik peredarannya oleh BPOM yakni  Termorex sirup (obat demam), Flurin DMP sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough sirup (obat batuk dan flu), Unibebi demam sirup (obat demam), dan Unibebi demam drops (obat demam).

Sebelumnya, kepala puskesmas Paseh H Odang mengimbau apotek di seluruh wilayah kecamatan Paseh agar tidak menjual obat-obatan berbentuk sirop untuk sementara waktu.

“Sifatnya tidak menarik tapi mengkarantina atau tidak memberikan dahulu. Apotek diimbau tidak menjual obat bebas dengan sirop kepada masyarakat,” kata H Odang.

Imbauan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Kementerian Kesehatan melarang sementara penjualan obat dengan bentuk sirop lantaran diduga menjadi penyebab penyakit gagal ginjal akut pada anak.

Sementara pihak Apotek sudah mengetahui tentang kasus obat tersebut dan tidak akan menjual sebelum adanya keputusan dari Kemenkes RI dan selama berlangsungnya kegiatan situasi berjalan aman kondusif.

(Deni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.