Personel Kompi 3 Batalyon Satbrimob Polda Aceh Bersama TNI Gelar Latihan Penanggulan Bencana tanggap Darurat

oleh -164 Dilihat
oleh
Personel Kompi 3 Batalyon Satbrimob Polda Aceh Bersama TNI Gelar Latihan Penanggulan Bencana tanggap Darurat
Personel Kompi 3 Batalyon Satbrimob Polda Aceh Bersama TNI Gelar Latihan Penanggulan Bencana tanggap Darurat

Nagan Raya,- jurnal86.com Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh bersama personel Polres Nagan Raya, personel Kodim 0116 Nagan Raya,Pemda Kabupaten Nagan Raya, perusahaan di kabupaten Nagan Raya serta instansi terkait lainnya melaksanakan latihan bersama dengan tema “Latihan Penanggulan Bencana Alam Terintegrasi dan Bersinergi dengan TNI-POLRI,Pemda, instansi terkait dan perusahaan Tahun 2023” yang dilaksanakan di alun-alun suka Makmue Kabupaten Nagan Raya. Senin,(29/5/2023).

Bertindak sebagai inspektur apel dalam kegiatan tersebut Danrem 012 Teuku Umar, kolonel inf. Riyanto,S.I.P dan Pj. Bupati Nagan Raya Ibu Fitriani Farhas AP.,S.Sos.,M.Si.

Tampak juga hadir di lapangan apel Dandim Nagan Raya, Letkol Inf. Tony Setyo Widodo, Kapolres Nagan Raya, AKBP Setyawan Eko Prasetya,S.I.K., ketua DPRK Nagan Raya,Joniadi,S.E., dan Danyon C Pelopor diwakili oleh Danki 3 Batalyon C Pelopor AKP Nurdin,S.Sos.,M.Si. serta pejabat utama dari Polres Nagan Raya, Kodim Nagan Raya, serta perwakilan dari perusahaan dalam kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan latihan sosialisasi penanganan bencana, evakuasi terhadap warga yang terdampak, pendirian tenda posko kesehatan, logistik, pengungsian, dapur umum dan simulasi penyelamatan terhadap warga yang tenggelam serta simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Danyon C Pelopor Kompol Usman,S.E.,M.M., yang didampingi oleh Danki 3 Batalyon C Pelopor AKP Nurdin,S.Sos.,M.Si. mengatakan, pentingnya kesiapsiagaan semua elemen masyarakat dalam menghadapi terjadinya bencana alam.

“Karena tanggap bencana bukan hanya tanggung jawab aparat pemerintah maupun petugas, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya, simulasi tanggap darurat bencana ini perlu dilakukan sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam.

“Kita juga harus melakukan deteksi dini terhadap terjadinya bencana alam, sebagai langkah antisipasi, agar kita dapat melakukan penanganan dengan baik,” tegas Kompol Usman,S.E.,M.M.

Sofyan Jl86

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.