Patut Dicurigai Dalam Gelar Pleno Di PPK Saksi Dihalangi Memoto C1 Dinding dan Ada Apa..?

oleh -156 Dilihat
oleh

Patut Dicurigai Dalam Gelar Pleno Di PPK Saksi Dihalangi Memoto C1 Dinding dan Ada Apa..?
Patut Dicurigai Dalam Gelar Pleno Di PPK Saksi Dihalangi Memoto C1 Dinding dan Ada Apa..?

JURNAL86.COM, EMPAT LAWANG,–Pleno PPK di gelar sejak selasa 20 Februari 2024 pukul 14.00 wib di Sekretariat PPK dan dengan jumlah TPS 58 TPS dari 10 desa. Perhatian publik terkait pada TPS 5 Rantau Dodor, Kabupaten Empat Lawang, setelah laporan mengejutkan muncul dalam rapat peleno di Kecamatan Pendopo Barat pada Rabu (21/2/24) kemarin.
Laporan tersebut mengindikasikan adanya ketidak beresan yang meragukan, memunculkan kecurigaan terhadap tindakan yang terjadi di tempat pemungutan suara tersebut.
Patut Dicurigai Dalam Gelar Pleno Di PPK Saksi Dihalangi Memoto C1 Dinding dan Ada Apa..?
Patut Dicurigai Dalam Gelar Pleno Di PPK Saksi Dihalangi Memoto C1 Dinding dan Ada Apa..?
Patut Dicurigai Dalam Gelar Pleno Di PPK Saksi Dihalangi Memoto C1 Dinding dan Ada Apa..?

Pasalnya, seorang saksi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan kepada calon legislatif (caleg) dapil 5 di kecamatan tersebut bahwa ada ketidak normalan yang mencolok di TPS tersebut.
Indikasi kuat terhadap dugaan kecurangan atau kelalaian dari petugas KPPS, PPS, dan lainnya menjadi sorotan utama, sebagaimana dilansir rumahberita.co.id.

Merespons laporan tersebut, salah satu Caleg, Cenci Riestan tidak tinggal diam. Dia menegaskan bahwa akan membawa masalah ini ke perhatian pihak berwenang di tingkat lokal, regional, bahkan nasional untuk meninjau kinerja Bawaslu Empat Lawang.
“Dengan bukti yang saya kantongi, saya tidak akan membiarkan kecurangan ini dibiarkan begitu saja. Saya akan membawa berkas dan bukti-bukti ini ke dewan kehormatan untuk tindak lanjuti laporan saya. Meskipun sudah melaporkan ke panwascam, namun belum ada tindakan lebih lanjut,” ungkapnya.
Dia menambahkan, tanpa ragu dirinya akan melaporkan kecurangan yang terjadi jika permasalahan tersebut tidak segera ditindaklanjuti.

“Jika laporan saya tidak ditindaklanjuti, saya tidak akan ragu untuk melaporkan semua ketidak normalan ini kepada semua pihak terkait, mulai dari calon, hingga pihak berwenang di tingkat nasional, termasuk calon presiden, demi mengungkap kebenaran atas semua kejadian ini,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan bagi masyarakat untuk memastikan bahwa suara mereka dihargai dan diproses dengan benar dalam setiap pemilihan.

Disisi lain informasi yang dihimpun oleh awak media, ada beberapa caleg Partai, Partai NasDem, PKS dan PPP yang merasa dirugikan karena diduga ada kecurangan, sehingga mereka menuntut dan pernah atau sudah memberikan surat pemberitahuan ke Polres untuk aksi damai (22/02) di Bawaslu dan kpu.

Diketahui ada 15 poin yang menjadi fokus dalam aksi damai tersebut diantaranya.

1. C hasil di stiap TPS-TPS seluruh kecamatan di Empat Lawang banyak di robah
2. Saksi Tidak Diperboleh Kan Untuk Memoto C Pleno Dinding Di Setiap TPS (Setiap Dapil ) dan di Pleno PPK.
3.Saksi Di Hambat Untuk Mengambil C Hasil Salinan Setelah Perhitungan Selesai Di Setiap TPS.
4. Terjadi Ada Beberapa TPS Di Setiap Dapil Warga Memilih Berulang-Ulang
5. Seluruh Panitia Tps Terlibat Dalam Mempersulit Dalam Pengambilan C Hasil Salinan DiSeluruh Dapil Di Empat Lawang.
6. C Pleno Dinding Sudah Beredar Di Posting Oleh Salah Satu Warga Yang Di Empat Lawang Di Saat Pencoblosan Belum Selesai.
7. Di Setiap Tps Sisa Kertas Suara Tidak Mencapai 2 % (Hampir 100 % Memilih )
8. Ada Indikasi Oknum KPPS Jual Beli Sisa Kertas Suara Di Setiap Dapil
9. Dan Terjadi Salah Satu Oknum CALEG Dari Partai Menyuap Anggota KPPS Di Salah Satu Desa.
10. Hasil C Salinan Tidak Sama Dengan C Hasil Photo Semua Berbeda
11. Ada Beberapa Sekretariat Banwascam Tutup
12. Seluruh angota penyelenggara pemilu di Kabupaten Empat Lawang di kendalikan oleh oknum partai dan caleg tertentu
13. Di Dapil 4 Terjadi Pemindahan Tempat Perhitungan Suara Dari TPS 11 Ke Rumah Salah Satu Tim CALEG.
14. Di Desa Lubuk Layang Terjadi Kotak Suara Telah Ter Isi Dan Tercoblos Di Saat Pencoblosan Belum Di Mulai
15. Banyak keterlibatan oknum kepala desa dan perangkat desa memenangkan paslon dan partai penguasa. (Tim AWDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.