Paguyuban Lelang Dan Bursa(LEBUR) Desa Kebunagung,Menggelar Lelang Pusaka Keris Dan Akik.

oleh -181 Dilihat
oleh
Paguyuban Lelang Dan Bursa(LEBUR) Desa Kebunagung,Menggelar Lelang Pusaka Keris Dan Akik.
Paguyuban Lelang Dan Bursa(LEBUR) Desa Kebunagung,Menggelar Lelang Pusaka Keris Dan Akik.

Jurnal86.com – Sumenep, Paguyuban Lelang Dan Bursa ( LEBUR ) menggelar pasar lelang pusaka keris dan akik di toko Kona,desa Kebunagung, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Senin, 29/05/2023, Malam.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi,SH,MH,

Bupati Sumenep mengatakan, Pemerintah daerah akan terus mendukung pelestarian budaya di Sumenep,sebagai upaya mendorong perekonomian masyarakat.
Paguyuban Lelang Dan Bursa(LEBUR) Desa Kebunagung,Menggelar Lelang Pusaka Keris Dan Akik.

Paguyuban Lelang Dan Bursa(LEBUR) Desa Kebunagung,Menggelar Lelang Pusaka Keris Dan Akik.
Paguyuban Lelang Dan Bursa(LEBUR) Desa Kebunagung,Menggelar Lelang Pusaka Keris Dan Akik.

“Terkait pelestarian budaya, selama disampaikan insyaAllah kita akan akomodir,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dihadapan para pecinta pusaka dan akik.

Bupati berjanji siap memberikan program tahun ini untuk paguyuban Lebur demi meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kita siap memberikan program. Silahkan ajukan proposal atas nama kelompok,” tukas Bupati.

Suami Nia Kurnia Fauzi ini pun mengapresiasi paguyuban LEBUR yang antusias menggelar pasar lelang pusaka dan akik.

“Yang jelas, Pemerintah Daerah akan mendukung dan mensuport segala bentuk kegiatan para pecinta pusaka karena telah menjadi bagian dari ikon dan kebudayaan kota keris,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Desa Kebunagung Bustanul Affa, S.Sos menambahkan, pihaknya turut mengapresiasi segala bentuk kegiatan positif yang ada di desa Kebunagung, termasuk pasar lelang pusaka keris dan akik.

“Tentu, kami juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, karena sebagai upaya pelestarian seni dan budaya,” tambahnya.

Menurutnya, pelestarian seni dan budaya tidak hanya menjadi salah satu program Pemerintah Daerah, namun juga menjadi bagian dari program desa yang dipimpinnya.

“Kita optimis, melalui pasar lelang pusaka keris dan akik ini bisa memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat ,” Ungkap suami Nurlailah ini.

Sebab,lanjut Tanu sapaan karibnya, pasar lelang pusaka keris dan akik itu akan dilaksanakan setiap pekan.

“Jadi, pelaksanaan pasar lelang ini akan digelar setiap malam Selasa, dan diharapkan bisa membangkitkan kembali kecintaan terhadap kebudayaan daerah yang memang wajib dilestarikan,” tandas pemimpin desa Mandiri ini.
( MemetJR86)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.