Objek Wisata Terpendam Gunung Pipisan Buper Haruman

oleh

Foto Pecinta Alam dan Pengelola Gunung Pipisan Buper Haruman Baleendah Kabupaten Bandung //jurnal86.com, Kang Dian
Foto Pecinta Alam dan Pengelola Gunung Pipisan Buper Haruman Baleendah Kabupaten Bandung //jurnal86.com, Kang Dian

Jurnal86.Com – Gunung Pipisan Bumi Perkemahan Haruman Desa Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung memiliki Objek Wisata terpendam yang akan memanjakan setiap mata wisatawan yang memandang.

 

Gunung Pipisan Bumi Perkemahan Haruman, termasuk wilayah perbatasan Kecamatan Arjasari dan Kecamatan Baleendah diapit oleh Gunung Geulis dan Gunung Koromong, yang kurang lebih luas lahan 8 hektar.

Foto Kaki Gunung Pipisan Baleendah Kabupaten Bandung //jurnal86.com, Kang Dian
Foto Kaki Gunung Pipisan Baleendah Kabupaten Bandung //jurnal86.com, Kang Dian

Menuju lokasi ini kendaraan roda dua atau empat harus di parkir di Buper (Bumi Perkemahan) Haruman dan di lanjutkan dengan berjalan kaki dengan melintasi jalan setapak merangkak naik ke atas bukit, selain lebih sehat, pengunjung akan disuguhkan keindahan alam berupa desiran suara pohon bambu yang tertiup angin dan nyaringnya suara serangga yang saling bersahutan. Suasana ini seolah mengajak wisatawan untuk merasakan bertualang di alam bebas.

 

Yang lebih asik lagi, ketika pagi hari di Bukit Pipisan wisatawan akan di manjakan dengan pemandangan tumpukan awan yang menutupi pegunungan dan perkotaan Bandung, udara yang sejuk, panorama alam yang indah, serta untaian bebatuan alam yang menambah para wisatawan engan untuk pulang.

Foto Bukit Gunung Pipisan Buper Haruman Baleendah Kabupaten Bandung //jurnal86.com, Kang Dian
Foto Bukit Gunung Pipisan Buper Haruman Baleendah Kabupaten Bandung //jurnal86.com, Kang Dian

Kang Opik pengelola Gunung Haruman menjelaskan kepada Wartawan jurnal86.com (1/2021), Gunung Pipisan Haruman dengan luas tanah kurang lebih 8 Ha yang sudah bersertifikat (Bpk. Didi)(Ayah), legalitas atau izin tempat, izin operasional, izin wisata dll sudah ditempuh, dengan fasilitas diantaranya lokasi perkemahan, aula, wc, mushola, climbing dan tanaman pohon keras sebagai salah satu pelestarian lingkungan/alam yang senantiasa kami dari komonitas PA (Pecinta Alam) Haruman dan Budayawan senantiasa jaga.

 

Kang Jajang sebagai pembina II Leuweung Sunda berucap, untuk para pengunjung harus menjaga lingkungan, intinya tetap menjaga alam sehingga alam tetap terjaga, agar menjadi Masyarakat Hejo jadi Leuweung Oge Hejo artinya masyarakat harus peduli kepada lingkungan cinta tanaman.

 

“Harapan kami sebagai pengelola, pemerintah bisa melirik Bumi Perkemahan Haruman ini, sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu asset negara yang berharga, dijadikan Agro dan Wisata, karena kami sebagai Komunitas Pecinta Alam dan Lingkungan akan senantiasa menjaga, merawat untuk keseimbangan alam”. Tutup Opik dan Jajang

 

Kang Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *