Meskipun diguyur Hujan, Pawai Takbir Idul Adha 1445 Hijriah di Nagan Raya Berlangsung Meriah

oleh -20 Dilihat
oleh
Meskipun diguyur Hujan, Pawai Takbir Idul Adha 1445 Hijriah di Nagan Raya Berlangsung Meriah
Meskipun diguyur Hujan, Pawai Takbir Idul Adha 1445 Hijriah di Nagan Raya Berlangsung Meriah

Suka Makmue,- jurnal86.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Aceh, menyelenggarakan pawai takbir menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi di halaman Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok), Suka Makmue, pada Minggu (16/6/2024) malam.

Acara ini diawali dengan penyerahan obor secara simbolis kepada peserta pawai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. H. Ardimartha, mewakili Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos., M.Si.

Meskipun diguyur hujan, namun pawai takbir berlangsung meriah. Hal ini terlihat dari antusiasme para peserta untuk mengikuti pawai takbiran tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Ardimartha menekankan makna istimewa malam takbiran bagi umat Islam.

“Malam ini merupakan momen istimewa untuk menggemakan kalimat takbir bersama-sama, mengagungkan kebesaran Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardi menyampaikan bahwa takbir merupakan wujud syukur atas nikmat iman dan Islam, serta pengingat momen pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

“Idul Adha menjadi momentum untuk merenungkan pengorbanan dan keikhlasan,” terangnya.

Ia berharap pawai takbiran ini dapat memperkuat kebersamaan dan menjadi sarana menyiarkan nilai-nilai Islami di Nagan Raya.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun silaturahim dan mempererat ukhuwah Islamiah,” ajaknya.

Ardi juga berpesan agar takbiran dilaksanakan dengan khusyuk dan tertib, serta menjaga ketertiban umum selama di jalan.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Zulfika, SH, melaporkan bahwa pawai takbiran ini merupakan agenda rutin tahunan.

“Pawai Idul Adha ini melibatkan Forkopimda, SKPK, para camat, dan masyarakat dari Kecamatan Seunagan Timur, Seunagan, Suka Makmue, Kuala dan Kuala Pesisir,” kata Zulfika.

Zulfika menjelaskan rute pawai yang akan dilalui, yaitu dimulai dari Masjid Giok menuju Pintu Gerbang Ujong Fatihah.

“Selanjutnya menuju Tugu Simpang Peut Kecamatan Kuala, lalu ke arah Jeuram dan putar balik ke Lueng Baro serta Kembali ke Masjid Giok,” pungkasnya.

Sofyan JR86

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.