Larangan Mudik di Kota Sukabumi, 120 Kendaraan luar Daerah Diputarbalikan

oleh -1185 Dilihat

Humas Polda Jabar

Jurnal86.Com | Hari pertama Operasi Ketupat Lodaya 2021 digelar, Petugas gabungan terdiri dari Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 dan Dinas Intansi terkait lainnya putar balikan ratusan kendaraan, di perbatasan Sukabumi-Cianjur, pada Kamis (06/05/2021) dini hari.

Kegiatan Penyekatan yang dilakukan disejumlah 4 (Empat) lokasi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota tersebut sedikitnya berhasil memutar balikan sebanyak 120 kendaraan luar kota yang diduga akan memasuki wilayah Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menerangkan, pihaknya melakukan penyekatan di beberapa titik, yang sudah ditentukan untuk dilakukan penyekatan. Diantaranya di Sukalarang, di Dhorifah, di Cisaat di depan gedung Dekranasda, di Terminal tipe A dan Terminal tipe C Lembursitu.

“Di Pos Penyekatan Sukalarang sudah sekitar 117 kendaraan yang diputar balikan, sedangkan di Pos Penyekatan Cisaat sudah 3 kendaraan yang diputar balikan, jadi ini ada sedikit, mungkin sudah ada penyekatan di wilayah Cicurug Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

AKBP Sumarni didampingi Wakapolres dan Kasat Lantas, juga melakukan pengecekan terhadap beberapa pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat Lodaya yang telah didirikan Jajarannya, untuk menjaga kondusifitas kamtibmas jelang hari raya Idul Fitri.

“Ada beberapa pospam kami, juga lakukan pengecekan kesiap siagaan personel dan sarana prasarana pendukung,” sambung Kapolres Sukabumi Kota.

AKBP Sumarni berharap, bahwa kegiatan ini bisa membantu untuk mengurangi mobilisasi warga masyarakat yang akan masuk ke wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Bagi warga masyarakat yang tidak diperkenankan dan tidak termasuk di dalam syarat-syarat yang diperbolehkan untuk melintas, kita langsung putar balikan,” tegas Sumarni.

“Kami berharap kepada seluruh warga masyarakat untuk lebaran Idul Fitri tahun 1442 H ini, masyarakat untuk menahan diri tidak melakukan mudik. Bantu kita untuk bersama-sama memerangi virus Corona, jangan sampai kejadian situasi di negara lain dengan lonjakan angka penyebaran Covid-19 yang sangat tinggi terjadi di wilayah kita. Karena kita tidak mau, menahan diri dan masih egois, tetap sehat, tetap semangat dan tetap di rumah saja,” pungkasnya. (Devi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.