Jurnal86.Com Jakarta – Kapolri Jendeal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo. MSI bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. SIP menggelar Rapim ke-1 di Rupatama Mabes Polri Senin, 15 Februari 2021 yang dihadiri oleh 180 perwira tinggi secara tatap muka dan virtual.
Pada Rapim TNI-Polri tahun ini, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa, beberapa rencana kedepan saya minta kepada TNI-Polri untuk senantiasa selalu bersinergi dalam pelaksanaan tugasnya. Kita semua tahu pendemi Covid-19 belum berakhir, dengan demikian mari kita terus bekerjasama agar bisa menekan penularan virus tersebut.
Panglima TNI juga menyampaikan pada saat ini kita semua tahu bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, maka perlu dilakukan langkah-langkah secara terus menerus untuk menekan penyebaran Covid-19. Sinergi TNI-Polri menjadikan peran penting dalam berkolaborasi dalam mejaga pertahanan serta keamanan di Negara tercinta Indonesia.
” Dalam mengatasi penyebaran Covid-19 saat ini yang paling efektif yaitu dengan membentuk kampung tangguh. TNI akan terus secara aktif dalam mendukung operasi penegakan hukum di daerah rawan Poso dan Papua, ” terangnya.
Diwaktu yang sama, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, ” perkembangan lingkungan strategis di dalam dan luar negeri saat ini sangat mempengaruhi dan berdampak langsung terhadap keamanan didalam negeri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. SIK. MSI. mengatakan, Saat ini jumlah posko yang sudah berdiri di tujuh provinsi yang memberlakukan PPKM Mikro sebanyak 13.175 dari 17.680 kelurahan.
“Tema Rapim TNI Polri pada tahun ini yakni Dilandasi Profesionalisme, Soliditas, dan Sinergitas TNI Polri Siap Mendukung Penanggulangan Paripurna Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Maju,” terang Irjen Pol Argo.
Lebih lanjut Irjen Pol Argo Menuturkan, untuk posko PPKM Mikro sendiri rinciannya ada 842 posko di DKIJakarta dari 824 kelurahan, Jawa Barat 5.548 posko dari 5.600 kelurahan, Jawa Tengah 5.966 posko dari 8.562 kelurahan.
“Bali 209 posko dari 367 kelurahan, Banten 100 posko dari 180 kelurahan, Jawa Timur 409 posko dari 1.691 kelurahan, dan DIY 101 posko dari 438 kelurahan,” tutup Irjen Pol Argo. (Div Humas Polri)
Kang Dian // jurnal86.com




