Dua kelompok warga Nyaris Bentrok Akibat Lahan Tambak Yang Bersengketa Didesa TanjungPakis

oleh -133 Dilihat
oleh

JURNAL86.COM, KARAWANG – Diduga dua kelompok warga nyaris bentrok, akibat Lahan tambak sekitar luas puluhan hektar yang bersengketa di Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang,selasa tanggal 20 Desember 2022.

Dua kelompok yang saling klaim sebagai pemilik tersebut masing-masing, kelompok Akim Sukirman dari Tanggerang dan kelompok H jaja Supandi dari desa tanjungpakis.

Akim Sukirman mengaku, berhak atas tanah tersebut karena dengan dasar surat pernyataan penyerahan pisik kepemilikan yang sah.

Sementara menurut H. jaja Supandi. menyatakan, tanah itu adalah haknya lantaran sudah membeli dari sipemilik awal bahkan didasari sartipikat dan SPPT/PBB. serta sudah menggarap nya oleh karena itu, dia anggap yang paling berhak atas tanah tersebut.

Pantauan jurnal86.com di lokasi tanah tambak yang bersengketa, kedua kubu saling mengklaim pemilikan lahan yang sah.

Dari hasil impormasi yang didapat dilapangkan diduga terjadinya keributan awalnya H.jaja supandi mendatangi lokasi bpk Akim yang sedang.menjajal mesin pompa air untuk mengeringkan tambak di saat rombongan H jaja ambil vidio dari rombongan aliansi melarangnya. hingga terjadilah dorongan mendorong dua belah pihak hampir terjadi baku hantam dilokasi.

Sewaktu dikompirmasi awak media JR86 Akim sukirman dilokasi menjelaskan “terkait lahan tambak Ini. ia menceritakan lahan tambak yang selama ini jadi masalah sebenarnya hak saya dengan dasar surat yang sah

Dulu hari Rabu tanggal 1 januari 2021 H.jaja sudah membuat penyerahan pisik dengan 4 surat AJB dan 1 sartipika Atas nama Sutinah maka dari itu kami mengklaim bahwa tambak ini punya kami”Ucap Akim Sukirman dilokasi
.
Dilain tempat mendengar pernyataan itu, H jaja langsung “membantah pernyataan Akim sukirman.dengan dasar telah buat surat peryataan penyerahan fisik dengan bukti surat ini yang kami pegang saya telah mencabut peryataan penyerahan fisik.

lebih lanjut ungkapan H.jaja dia hanya mengaku ngaku kepemilikan dengan bukti No, Persil yang berbeda setelah kami cek yang ada di buku Register
AJB No PPAT. 72/1997. AJB No PPAT 179JBX1/1984. AJB NO PPAT.178/JB/ X1/1984.
AJB.NO.PPAT 53/JB/X1/1984.
AJB No.PPAT.54/JB/X1/1984. dari semuah itu berbeda dan tidak terdaptar. Ditambah adanya pemalsuan tanda tangan/nama data orang lain yang berbeda.Ucap H jaja Supandi

Lanjut H.jaja supandi memaparkan menurutnya ini sudah jelas pelanggaran pidana murni mengacu pasal 263 ayat 1 KUHP. yakni melakukan pemalsuan data orang lain. dengan dasar bukti ini saya sudah laporkan ke polda Tandasnya “Pernyataan H.Jaja Supandi.depan awak media.

Dilain tempat H.Azas selaku keluarga H.jaja menceritakan kejadian kedatangannya kelokasi lahan tambak yang bersenggeta kami menyesalkan dan kecewa puluhan rekan dari LSM/ormas “ko, segitunya pakai cara untuk membekingi sampai kita didorong-dorong hampir tercebur kesaluran ini juga tanggan ada yang sakit.”ucapnya.
seharusnya yang tidak kepentingan jangan ikut campur untuk urusan ini “ucap H.azas.

Ditempat terpisah Aceng bunawi ketua aliansi dari berbagai lembaga yang ada diwilayah kec, Pakisjaya membenarkan kejadian tersebut dan menceritakan ke awak media JR86 terkait permasalahan kejadian awalnya datang rombongan dari H jaja. lalu kami sambut baik cuman saja kenapa harus ambil vidio itu yang kami sayangkan hingga memicu terjadilah keributan dorong mendorong hampir adu jotos. ucap Aceng dilokasi.

Hadirnya kami disinii bukan untuk membekingi dari salah satu warga yang bersengketa
“tafi hadirnya kami disini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Betul kami hadir di sini mendampingi bpk. Akim sukirman tapi bukan untuk membekingi tapi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan” tambahannya Aceng.
JR86 M Nasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.