Diduga di Intimidasi Oleh Oknum Panitia Kampanye Rachel Maryam Seorang Jurnalis Lapor ke Polsek

oleh -39 Dilihat
oleh

Bandung Jurnal86.com — Syarip Hidayat yang mengaku berprofesi sebagai jurnalis di salah satu media online, memberikan keterangan, Sabtu 10 February 2024, di depan halaman kantor Polisi Sektor (Polsek) Ciwidey Kabupaten Bandung, bahwa dirinya merasa dirugikan oleh salah seorang lelaki yang diduga sebagai panitia pelaksana kampanye, Rachel Maryam.

“Saya sebagai insan pers merasa dirugikan dan merasa dilecehkan oleh pihak mereka, saat sedang akan melakukan peliputan kampanye Rachel Maryam,” ungkapnya.

Selanjutnya Syarif Hidayat menjelaskan, Rachel Maryam ini, adalah salah satu Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra untuk DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II, pada hari ini, pihak mereka melakukan kampanye di lapang Sepak Bola Desa Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung.

“Ucapan yang tidak beretika dari pihak mereka di lontarkan kepada saya, bahkan bukan hanya itu, saya juga mendapatkan kekerasan pisik oleh pihaknya,” imbuhnya Syarif.

Dari kejadian tersebut, lanjut Syarif Hidayat, saya dan rekan jurnalis yang lainnya mendatangi kantor Polsek Ciwidey untuk meminta perlindungan.

“Jelas, dengan kejadian ini, diri saya merasa terancam, dengan itu, saya memberikan informasi tentang kejadian tersebut kepada pihak Polsek Ciwidey, dan terima langsung oleh Kanit Reskrim Ciwidey,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Ciwidey menjelaskan bahwa benar adanya pelaporan secara ucapan dari pihak jurnalis, dalam laporannya, bahwa pihak jurnalis merasa dirugikan.

“Barusan saja, puluh jurnalis datang rame-rame ke kantor Polsek Ciwidey, dan mereka memberikan keterangan bahwa pihak mereka mendapatkan perilaku yang sifatnya dirugikan,” kata Kanit Reskrim saat ditanya di kantor tempat ia bertugas.

Jika benar adanya intimidasi kepada seorang jurnalis, seperti apa yang di katakan oleh Syarif Hidayat, kami media online Jurnal86.com, memohon agar Aparat Penegak Hukum untuk segera menindak lanjuti kejadian tersebut demi keamanan dan kebebasan Pers.*

(Uus-cies).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.