Di Hari Pertama Ops Keselamatan Rinjani 2023, Polresta Mataram Berikan Edukasi Kepada Masyarakat

oleh -128 Dilihat
oleh

JURNAL86.COM, MATARAM – Di Hari Pertama Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan kegiatan penerangan keliling, memberikan edukasi pendidikan Masyarakat tata cara berlalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Rinjani 2023, bertempat di Simpang Empat Bank Indonesia, Kota Mataram. Selasa (07/02/2023).

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH melalui Kasat Lantas Kompol Bowo Tri Handoko SE SIK saat memimpin kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan Dikmas Lantas tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di persimpangan Empat Bank Indonesia, akan pentingnya keselamatan saat mengemudi, berkendara ataupun berlalulintas.

Ada 7 (tujuh) prioritas himbauan yang harus diperhatikan masyarakat yakni Stop Pengendara Sepeda Motor berbonceng lebih dari satu orang, batasi berkendara melebihi kecepatan, Stop Pengendara kendaraan bermotor dibawah umur, hindari mengemudi dibawah pengaruh alkohol, narkotika dan obat terlarang, Stop pengendara tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, hindari melawan arus lalu lintas serta Stop menggunakan Handphone saat mengemudikan kendaraan, ungkap Kompol Bowo

“Dalam hal masing-masing Kasatgas Preemtif, Preventif, Kasatgas Gakkum dan Kasatgas Ban Ops memberikan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan, baik melalui spanduk, brosur dan publik address supaya mentaati aturan berlalu lintas, jelas Kompol Bowo

” Dan tentunya juga terpenting selalu mengedepankan keselamatan berkendara (Safety Riding) bagi diri sendiri dan orang lain ” tegasnya

Kasat Lantas, menambahkan pihaknya juga tetap menginformasikan bahwa saat ini Operasi Keselamatan Rinjani 2023 sudah berjalan selama 14 hari kedepan dari tanggal 07 Februari sampai dengan 20 Februari 2023.

Tentunya dalam Operasi ini kami mengedepankan kegiatan preemtif, dan preventif, yang didukung pula dengan kegiatan gakkum lantas menggunakan tilang manual dalam rangka meningkatkan kesadaran, dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan Lalulintas, sehingga terwujud Kamseltiblancar di Kota Mataram “imbuhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.