Camat Cileunyi Beserta Tim Turun Gunung Pantau Lokasi Terkait Laporan Warga Tentang Penyalahgunaan Lahan Fasum di Perumahan Permata biru

oleh -255 Dilihat
oleh

Cileunyi, jurnal86.com.- Menanggapi laporan warga perumahan permata biru yang disampaikan melalui surat aduan pada Senin 15/01/2024 terkait keluhan masyarakat dengan berdirinya bangunan liar diwilayah perumahan permata dan sekitarnya yang semakin meluas, Camat Cileunyi Cucu Endang, S.Sn., M.Ak. beserta jajarannya bereaksi cepat.

Dalam sidak yang dilakukan pada Rabu 17/01/2024 pukul 10.15 wib Camat Cileunyi didampingi Sekcam Cileunyi Anjar Lugiyana, S.IP. M.IP dan Kanit Pol.PP kec. Cileunyi Rosyid, S.pd serta jajarannya memantau langsung bangunan liar yang berdiri disepanjang jalur Fasum perumahan permata biru khususnya diarea penampungan air yang berada diseputaran blok AS RW 023 tepatnya disamping masjid Al Hikmah.

 

Dalam keterangannya pada awak media jurnal86.com, Cucu sangat menyesalkan makin maraknya bangunan liar yang berdiri disana, bahkan hasil pantauan dilapangan bangunan liar tersebut berdiri dari ujung jalan arah komplek griya mitra sampai ke arah gerbang komplek Bumi Orange kurang lebih sepanjang 1km.

Diperkirakan bangunan tersebut sudah berdiri selama bertahun-tahun lamanya bahkan sudah ada yang permanen, dan ini melanggar peraturan karena bangunan yang mereka dirikan berada di atas tanah yang bukan haknya, ujar Cucu.

Ditempat yang sama Sekcam Cileunyi Anjar Lugiyana, S.IP. M.IPĀ  menambahkan bahwa bangunan yang mereka dirikan akan menghambat aliran air yang akan masuk kepenampungan air (sungai kecil) karena mereka mengurugnya sehingga membuat menyempitnya sungai tersebut, ini bahaya karena kan sangat merugikan warga komplek jika terjadi hujan dengan intensitas besar, tegasnya.

Dihadapan beberapa tokoh masyarakat yang hadir, kanit satpol PP cileunyi Rosyid, S.pd mengatakan kami akan mengambil langkah konkrit terkait kondisi ini agar terciptanya lingkungan yang asri dan tertib.

Kami akan sesegera mungkin menyelesaikan masalah ini mengumpulkan mereka yang telah mendirikan bangunan liar tersebut untuk diberi arahan, namun semua itu dapat kami lakukan apabila kami telah menerima data akurat orang per orangnya dari para tokoh masyarakat, tutup Cucu mengakhiri pembicaraan.

(red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.