Beredar Sebuah Vidio Penolakan Pemakaman Jenazah Yang Di Duga Terpapar Covid 19

oleh -867 Dilihat
oleh

Bekasi, Jurnal86.Com – Beredar sebuah video yang menampilkan aksi penolakan warga terhadap pemakaman jenazah yang diduga terpapar COVID-19. Aksi penolakan itu terjadi di Kampung Ulu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kemarin (8/8/2020).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol.Hendra Gunawan,SIK.MSI mengatakan warga menolak pemakaman jenazah tersebut dengan protokol COVID-19. Sebab, warga belum menerima hasil swab jenazah tersebut.

“Ya menolak dimakamkan sesuai protokol COVID,” kata Hendra ketika dihubungi, Minggu 9 Agustus 2020 Belum ada hasil swab,Ungkapnya.

“Iya nanti kita teliti, kita belum sampai di situ,” Menurut Kombes Pol Hendra Gunawan,SIK,MSI. Kapolres  Metro Bekasi Menegaskan Polisi masih menyelidiki kasus ini. Ia masih mencari apakah ada warga yang bertanggung jawab terhadap aksi penolakan ini.

Kapolres Metro Bekasi mengatakan Pada Media Jurnal Polri.Com, Bahwa pasien tersebut berasal dari RSUD Kabupaten Bekasi.  telah menghubungi Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr.Hj Sumarti. Namun, hingga berita ini ditulis, Sumarti belum merespons panggilan telepon.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah petugas yang menggunakan alat pelindung diri (APD) dihadang warga. Warga tampak membentak petugas ber-APD.

“Ini penghinaan buat warga,” terdengar suara teriakan warga

“Jangan takut lu sama penyakit,” kata seorang warga berkaus kutang.

Seketika, petugas ber-APD itu menghindar dan balik kanan. Namun salah seorang warga yang mengenakan kaus putih, tampak menghampiri petugas ber-APD. Ia membentak petugas tersebut dengan suara kencang.

“Jangan main protokol COVID, protokol COVID aja, penghinaan namanya,” ujar pria itu sambil mendorong petugas ber-APD

Apaan maksud lu pakai baju begini.  lanjutnya.

Petugas ber-APD tetap berjalan menjauh. Namun sejumlah warga tetap mengejar dan memakinya.

“Buka baju lu! Buka sekarang juga!” kata salah seorang warga.

(Rachmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.