Ansor Banser Dan PMII Bekasi, Geruduk Kantor Bupati Bekasi dan DPRD Kabupaten Bekasi

oleh -1131 Dilihat
oleh

kab Bekasi,Jurnal86.Com – Ratusan massa pendemo Gerakan Pemuda Ansor, Banser dan PMII Kabupaten Bekasi menyuarakan aksi di kantor Bupati Bekasi dan kantor DPRD Kabupaten Bekasi bertemakan “Santri Beraksi, Benahi Bekasi”. Pendemo menuntut untuk peduli pondok pesantren, para santri dan kiyai, pasa Jumat (25/09/2020), siang.

“Pedulikan santri-santri pasantren dan tenaga pendidik (ustadz/ustadzah), pelayanan kesehatan, pengelolaan aset daerah, tata kelola pemerintahan, CSR, pembangunan infastruktur, alokasi dana penanganan covid19, ketenagakerjaan dan kinerja BUMD, “terang pendemo dalam keterangan rilisnya.

Korlap Aksi, Ma’rufsyah Ketua Satkorcab Banser Kabupaten Bekasi, dalam keterangannya menerangkan, agar tuntutan aksi tersebut bisa direalisasikan oleh Bupati Bekasi.

“Intinya Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bekasi, menuntut segera direalisasikan tuntutan kami perwakilan santri-santri yang ada di Kabupaten Bekasi, selama ini memang tidak pernah mendapatkan perhatian, lalu perhatikan juga kesehatan para santri dimasa pandemi covid-19. Bicara rapid tes tidak pernah ada di pondok pasantren, kemudian sarana dan prasarana pondok minimnya kepedulian Bupati Bekasi” kata Maaruf saat dimintai keterangan.

Sementara, Ahmad Tetuqo Taqiyudin Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bekasi, mengatakan agar Bupati Bekasi jangan alergi terhadap santri dan pesantren, kalau Santri datang untuk ditemui.

“Kalau sampai belum bisa bertemu, rencana aksi akan dilakukan lagi, terkait pasantren serta kyai perlu untuk mendapatkan perhatian apalagi dimasa pandemi Covid-19,” ucapnya.

Pendemo meminta Bupati yaitu H. Eka Supria Atmaja untuk segera menemui massa aksi, mamun tak kunjung datang, hanya perwakilan Pemkab Bekasi yang menemui pendemo yakni Yana Suyatna, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

“Saya akan sampaikan apa yang menjadi aspirasi, Saya tidak bisa janji bertemu Bupati, kalau bisa apa yang menjadi aspirasi temen-temen akan saya sampaikan secepatnya. Tahun 2021 semua guru pasantren akan dapat insentif,” kata Yana Suyatna, saat menemui massa aksi.

Adapun massa pendemo setelah aksi didepan Kantor Bupati kembali mengelar aksi pukul 15:30 di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, dikarenakan kecewa Bupati Bekasi belum bisa menemuinya, yang dikawal oleh pihak Kepolisian, Satpol PP dan Pamdal.

(Suhendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.